Kamis, 27 Desember 2012

For you for my ex-boyf:')



surat ini aku peruntukan untuk dirimu.
dirimu yang dulu setiap harinya membuatku tersenyum,
dirimu yang dulunya sangat amat membuatku bahagia,
dirimu yang dulunya mencintaiku.
aku janji ini terakhir kalinya aku mengganggu hidupmu. percayalah padaku untuk kali ini saja.
.
melalui surat terakhir ini aku ingin berterimakasih pada dirimu,
pada dirimu yang dulu adalah kekasihku,
terimakasih dulu pernah mengisi hari-hariku,
terimakasih dulu selalu ada disisiku,
terimakasih dulu selalu baik padaku,
terimakasih dulu telah menerimaku apa adanya, dan
terimakasih untuk semua hal yang kamu lakukkan untukku.
.
jujur aku masih sangat mencintaimu,
tapi aku sadar kamu bukan untukku lagi. aku sadar kita telah berakhir.
berat rasanya harus mengakui ada kata “berakhir” diantara kita.
tapi mau bagaimana lagi, misalnya kalaupun kita belum berakhir, cepat atau lambat semua ini juga akan terjadi.
tapi ntah mengapa aku sedikit membenci kata “berakhir” itu.
.
aku sedih karna semua kata cinta yang dulu saling kita lontarkan sekarang hanya kenangan,
semua janji kita untuk selalu bersama hanya kenangan,
semuaaa hal yang kita lakukan dulu sudah menjadi kenangan.
kenangan yang sangat berarti dihidupku.
kenangan yang menjadi sejarah percintaanku.
.
kamu tau? hari ini aku mengingat banyak hal yang dulu kulakukkan bersamamu.
mengingat itu semua rasanya sangat menyakitkan. aku tak habis pikir kenapa aku bisa seperti ini. bisa mencintaimu secara berlebihan.
kamu tau? saat kamu meninggalkanku, rasanya aku berada di titik terendah dalam hidupku. aku kecewa!
aku tidak bisa merelakanmu pergi dari hidupku. bahkan sampai 2bulan setelah kita putus aku masih saja mengharapkanmu, maafkan aku kalo aku egois.
dulu aku masih megharapkanmu karna aku masih berharap kamu kembali padaku.
ya tapi itu dulu. dan sekarang insyaallah aku sudah ikhlas kamu pergi dari hidupku. ini mungkin sudah jalan yang diberikan tuhan pada kita.

sudah cukup rasanya surat yang kubuat untukmu ini,
dan itu artinya selamat tinggal teguh, kuharap kamu mendapatkan penggantiku yang tentunya lebih baik dari pada aku.
terimakasih, terimakasih untuk 12 bulannya,
terimakasih untuk semuanya.
kamu akan selalu dihatiku hingga terhapuskan oleh waktu wwn:')

Senin, 08 Oktober 2012

Dikirim 3 juli 2012 just for my father (˘̩̩ε˘̩ƪ)


Sepotong Cinta Untuk Ayah ε˘)
Dear Ayah....

Apa kabarmu yah? Semoga ayah baik-baik saja. Oh ya, bukan ketidaksengajaan yang mendasari kk menulis surat ini. Karna memang sudah sejak jauh hari dipersiapkan loh yah, karena memang hanya ini  yang bisa dihadiahkan untuk ayah.

Ayah..

Sebelum mengutarakan tulisan ini lebih jauh, ada baiknya jika ayah membaca ini,

dad, you're like the sun to me
a sure thing, always there
beaming light and warmth of my life
i owe to your wisdom, your patience
your strength, your love

you taught me by example
as a role model
how to be my own person
how to believe in myself
instructing me without controlling me

even when we disagreed
you held us together
so our bond was never broken

i understand what you did for me
and i am so grateful that i have you
as my solid foundation, my rock

i respect you, i admire you, i love you
my guiding light, my father


Indah bukan, yah?

Ketika menuliskan surat ini, kk tahu ayah tengah tertidur pulas oleh lelah usai kerja, sebab ragamu pun tak mampu melawan usia. Tetapi ketahuilah, ayah tak akan menua dalam ingatanku. ayah tetap pahlawanku, sosok yang kubanggakan dari lahirku. Engkau yang selalu tampan, yang selalu kritis menyikapi permasalahan.
 
Ayahku sayang.
Yg selalu senyum ramah. Yg rambutnya mulai ditumbuhi banyak uban. Yg garis-garis keriput di wajahnya mulai nampak. Yg galak tapi juga humoris.
Ayah ikhlas melelahkan ragamu yg mulai merenta, pun melelehkan keringat di sekujur tubuhmu. Semua itu ayah lakukan hanya demi menebus senyum bahagia kedua anakmu.
Ayah didik kami dengan keras namun penuh kasih sayang. Ucapan terima kasih berkali-kali pun tak akan cukup untuk membalas semua itu. Sungguh, anakmu ini mengidolakanmu.

Ayah, suaramu pertegas pejuanganku. Kau tak pernah lelah memberiku asupan nasehat dan semangat dengan suara berat yg khas darimu. Mengobarkan semangat, mengaburkan ragu dan jenuhku. Sungguh, ingin sekali kk menjadi sepertimu.

Ayah..
Aku hanya rindu, tapi malu. Sebab seiring berjalannya waktu kk tumbuh dewasa, yang itu artinya mau tak mau akan memangkas kedekatan kita. Entah karena gengsi, entah karena memang sudah bukan masanya. Hanya kau perlu tahu, aku tetap perempuan kecilmu, aku tetap membanggakanmu tanpa jeda.

Terakhir namun terpenting, tetap sayangi mama seperti biasa sampai kapanpun, setegas sumpah yang ayah ucapkan di hari pernikahan itu.

Cuma ini dan sebaris doa yang mampu kuberikan, Selamat ulang tahun, yah. Tiup lilin harapanmu, dan biar Tuhan yang mengabulkannya melalui hidupku.


Anakmu yang luar biasa bangga memilikimu


Dita Permata Sari

Kamis, 21 Juni 2012

pesawat kertas special untuk dimensi sana (˘̩_˘̩)


Dear Bagus Saputra yang mancung,
Halo gus, bagus saputra yg paling mancung sedunia :’). kamu yang mungkin lagi tersenyum tenang dan udah bahagia di sana kan dan mungkin sedang tertawa lepas di sana. Lagi pake baju baru yg dikasih Allah ya gus? Pasti cakep banget ya, aku tahu kok walau gabisa lihat, mata batin kan nggak pernah hilang.

aku gabisa nulis surat di hari-hari sebelumnya, gus. Maaf, aku ga berani, ga berani kalo harus ngebayangin bagus ga ada, ninggalin aku sendirian sendirian gus. dita curhat sama siapa nanti? Terus yang nemenin dita pas baru pulang les siapa dan yang nemenin aku kalo hujan2an siapa dong gus selain kamu? Rasanya mendingan aku yang duluan terbang daripada harus ditinggalin gini sama kamu.

Sekarang, aku bebas bisa nulis buat Bagus kapan aja. Tanpa harus takut ada yang cemburu, tanpa ngerasa gengsi. Allah udah bantuin aku ngirimin pesawat-pesawat kertas ini buat bagus. Dan pasti, bagus baca ini, bagus pasti senyum sambil ngasih pelukan jauh dari sana.

Ini bukan tulisan terakhir buat bagus, tapi pasti akan ada tulisan rindu lainnya yang akan aku layangkan, gus. aku titipin sama tetes-tetes Hujan yang semalam menjemput Bagus. Sekarang bagus  emang jauh, jauh banget. Cuma bedanya, aku bisa ketemu bagus kapan aja, walau ga secara fisik. Lima kali sehari, akan aku kirim doa dan kabar dari dimensi ini, gus.

Ya aku mungkin nangis, bukan karena ga rela kamu bahagia, aku cuma kangen gus. Kangen banget. Kangen bahu bagus yang selalu ada kalo aku lagi nangis, kangen dibawelin suara bagus, atau bahkan, kangen hidung mancung bagus itu loh.

Baik-baik ya Bagus sayang di sana. Semoga bagus mau dateng ke mimpi aku ya? bagus pasti mau, aku kan cuma bisa megang tangan bagus, nyandar di bahu bagus dalam mimpi. Mungkin mimpi bukan hanya sekedar buah tidur, tapi juga sebuah ruang hampa yang mempertemukan aku sama kamu dari kedua dimensi berbeda.

See you gus, jangan khawatir sama aku ya, all I need to cure this wound is only a time. Really. :)

Salam rintik kepada hujan yang mengantarkanmu pergi  (˘̩̩̩_˘̩̩̩)

Kamis, 14 Juni 2012

inspirasiku♥


Dear kamu yang selalu menjadi inspirasiku♥

Kamu yang jauh disana
yang selalu mempunyai tempat tersendiri dihatiku
yang selalu tersimpan sebagai kenangan

Apa kabar kamu disana?
dimana kamu?
sedang sibuk apa sekarang?
sudah 6 bulan lebih kita tak bertemu muka
bahkan aku hampir lupa bagaimana raut wajahmu dulu
untung saja aku masih menyimpan beberapa lembar foto kita :’)

semua tempat disini kehilangan arti jika tanpamu
sekolah juga terasa berbeda ketika kau tak mengisinya lagi

masih ingat bagaimana terakhir kita bertemu?
lucu sih jika mengingat waktu itu dulu
sejak awal aku berusaha untuk menahan airmata ini
tapi pertahananku hancur dan aku menangisimu dari awal sampai akhir acara

ahh aku masih ingat kata kata yang menguatkanku
“adik jangan nangis, jadi orang ga boleh cengeng. kuat lahh, msak lemah gitu”
aku tersenyum yakin dan kemudian menghapus airmata ini perlahan tapi pasti

aku masih ingat ketika kau pergi tanpa pamit denganku
beberapa detik, jam, hari bahkan berbulan-bulan semangatku ikut kau bawa pergi
tapi kemudian aku sadar, ini cara yang salah dalam mengagumi

taukah kau sejak itu?
kau inspirasiku
motivasi dalam hidupku
semangat dari menjalani harihariku

jika kau kembali atau mungkin aku menyusulmu suatu saat nanti
kau pasti melihatku sebagai gadis yang tegar sekarang
aku takkan menangis untuk sesuatu yang tidak penting

terimakasih telah mengajarkan aku banyak hal
kedewasaan, kesederhanaan, arti hidup dan semangat juangmu itu

aku selalu doain kamu disini
jaga diri baik baik ya sampai tiba waktunya aku ada disampingmu sewaktu disurga nanti♥