Dalam doa, canda dan tangisku dia selalu ada namun tak pernah terkira hingga batu nisan kini menjadi penghalang aku dan dia ...
kebahagianku ada bersama kamu yang amat ku rindukan, kita jauh tak membuatku lengah untuk melupakanmu. kata terindah yang dulu pernah ku dengar dari bibirmu, kini hanya bisa membuat ahatiku teriris, melihat tubuh mu yang kaku terbelit kain putih, tak tertahan dan tak terbendung air mata ini menetes lirih.
Seperti langit yang terkoyak oleh petir, seperti itulah batinku ketika kau pergi... pedih namun bayangmu akan selalu abadi terukir. Cintamu semu bagaikan pelangi begitu indah kini hanyalah ilusi, jerit tangis kini tiada arti karena juga tak akan bisa membuatmu kembali.
Jiwaku kosong ketika kau pergi tanpa pamit, aku sekarang sendiri menatap langit dengan air mata tak terhenti. langit pun menangis tak terhenti melihat aku yang masih saja tetap menanti...
dan setiap kali ku melihat cermin, ku merasakan bayangmu disana memanggil lembut tanpa kata, tetapi ketika ku dekati cermin untuk menggapaimu bayangmu hilang ... Air mata mulai menitik perlahan pelan menjadi deras.
taukah kau aku masih membutuhkan mu
hingga saat ini ? seluruh hatiku merindukanmu.
Tak pernah kumerasa seperti ini
sebelumnya Segala yang kulakukan mengingatkanku padamu.
Hampa mendera diriku namun
apalah daya? harus ku telan pahit semua ini karena aku tau Tuhan merindukan mu
dirumahnya. Tuhan ingin kau menjadi ahli surga nya disana ... akan ku pastikan
aku akan segera menyusulmu walau ntah kapan waktunya ..
Kini aku hanya bisa mendengar nafasku
yang terengah-engah mengais setitik hidup yang hampir sirna,
Aku letih ya tuhan, relakan lah
hatiku untuk melepasnya jauh kelangit luas, karena ku tau engkau lebih
menayanginya dan bila bisa izinkan aku menukar tempat ku untuk bertemu
dengannya.
Tuhan.. jadikanlah ia ahli surgamu,
hapuskanlah segala dosanya, berikanlah kelapangan
didalam kuburnya, dan berikanlah ia tempat
terindah disana. Amin ya robbal alamin .. BAGUS SAPUTRA :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar