Sabtu, 19 Mei 2012

surat pertama untukmu yang disana :')

Teruntuk dirimu yang sangat kusayangi disurga sana :')

Hai, apa kabar sayang? Aku disini baik-baik saja, meski terkadang jika malam datang aku merasa sendiri . Benar kata kamu, ternyata tidak seburuk apa yang aku pikirkan. Kata-kata keluarga, teman-temanku dan kamu untuk semangat dan lain-lainnya disini, tempatku menuntut ilmu akan selalu aku ingat :')

Sayang, aku bahagia mengenalmu. Meski sering kali aku bertanya-tanya untuk apa Tuhan mempertemukan kita jika pada akhirnya harus seperti ini. Membiarkan sepasang makhluk-Nya yang saling memiliki perasaan yang sama tetapi tidak dapat bersama. Walau begitu, aku tetap menyayangimu.

Sayang, sebenarnya akupun mengambil pelajaran dari kisah yang kita alami sekarang ini. Dengan mencintai orang yg penuh akan perbedaan, aku harus lebih bisa menerima sesuatu yang memang diluar kendaliku, takdir Tuhan. Meskipun kita tidak bisa bersama, kamu tetap memiliki ruang dihatiku, karena aku menyayangimu setulus hatiku.

Sayang, terima kasih juga untuk kebahagiaan singkat yang telah kamu berikan padaku. Seperti yang kamu bilang , "Jangan khawatir, aku yakin di rumah Allah kita bisa melanjutkan cinta di sana, kalau kamu bersedia sayang, untuk melanjutkan cinta entah di fana dunia atau di kekal surga aku bersedia, selama itu denganmu, karena aku menyayangimu"

Sayang, aku ingin kamu tidak melupakan semua yang telah kita lakukan, kisah kasih kita. Mungkin hanya sedikit dan sebentar, tetapi itu semua sangat berarti untukku. Aku akan sedikit flashback jika aku merindukan sosok dirimu sayang, walaupun rasanya sakit dan pedih akan kulakukan walaupun aku harus menangis setiap aku mengingat semua kenangan itu sayang tapi percayalah aku sangat menyayangimu

Sayang, maaf aku tidak bisa membuat surat yang indah untukmu disana. Tapi aku berharap surat ini berkesan untukmu. Aku menulis surat ini sambil menangis karena aku merindukanmu. Aku rindu kamu dan semuanya. Sekarang aku sudah tidak tahu akan menulis apa lagi. Terima kasih untuk semuanya, Sayang. Maaf untuk gengsiku yang terlalu besar, sebesar rasa sayangku padamu. Aku tidak akan melupakan semua kenangan, aku hanya akan menyimpannya ditempat yang teraman. Sampai jumpa dipertemuan kita yang berikutnya, entah dimana kita akan bertemu sayang :')

Aku, yang menyayangimu dengan segala perbedaan dan tanpa jeda !!

From Dita Permata Sari



Tidak ada komentar:

Posting Komentar