Jumat, 08 Juni 2012

tetap untukmu MyBSε˘`)


untukmu:
yang jauh di surga sana (˘⌣˘)ε˘`)

bagaimana dirimu?
apakah hujan di tempatmu?
apakah dingin seperti di sini?

pagi ini,
aku terjaga dan tak menemukan dirimu di sana saat ku membuka mata. yang kudengar hanyalah titik-titik hujan yang jatuh mendera atap rumah ini, bukan suaramu. yang kulihat adalah langit-langit hampa dan ruangan yang kosong ini, tak ada sosok dirimu.

tanpa disadari, hari-hari kemarin, kita masih bercakap. berbincang riang. bersenda-gurau. duduk saling berdiam. tapi hari ini, hujan, dan aku mulai menyadari bahwa kini aku sendiri. benar-benar sendirian. dan kamu, sekarang benar-benar tak ada lagi di sini. mengapa harus tiba-tiba seperti ini? bukankah seharusnya kita selalu bersama?

aku bahkan tidak sempat bertanya apakah kamu pun menyukai hujan, seperti aku yang sangat menyukai hujan. dan apakah kamu akan marah jika melihatku basah kunyup di bawah hujan sendirian? seperti ini?

sore ini, hujan sudah berhenti.
tapi di sudut mataku, hujan masih jatuh tak terkendali.

aku sudah berjanji akan menuliskan surat untukmu setiap hari. sampai aku
bosan dan berhenti.

berbahagialah.
hingga kita kembali bertemu disurga nanti :’)


salam

aku,
yang selalu mencintaimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar