Setelah lama waktu berlalu dan kamu masih saja mengirimiku pesan selamat pagi,
seperti yang sudah-sudah. membuatku makin merasa menjadi seorang putri yang
selalu dimanja olehmu :') dan juga kamu sengaja membangunkanku untuk beribadah,
kamu mengingatkanmu untuk sholat subuh, dzuhur, asar, magrib, sampai isya dan
kamu pernah bilang, kita tidak seiman namun selalu mengamini doa yang sama.
Sayang, terima kasih telah mengingatkan aku untuk beribadah sholat lima
waktu di pesan singkatmu itu. Aku tak perlu mengingatkanmu untuk pergi ke
Gereja setiap Minggu dan ibadah-ibadah agamamu yang lainnya bukan? Karena kamu
jauh lebih dewasa dariku dan kamu sadar itu tanggung jawabmu sebagai umat-Nya.
Tapi, jika kamu masih malas bangun pagi atau seperti yang kamu bilang –tidak
sempat- aku tidak akan pernah merasa keberatan untuk mengingatkan. Doakan aku
dengan caramu agar aku lebih dapat menerima jika kita memang tidak bisa bersama
sayaaang . Tapi kenyataannya, sehebat apapun mempertahankan, kita hanya dua
pejuang yang kalah di mata Tuhan kita kalah yaa mungkin itu yang terjadi
sungguh menyedihkan sekali kisah cinta kita :'(. Tak ada guna aku bersujud, dan
tak ada guna kau berlutut sayang karna sampai pada akhirnya kita harus
berpisah, tapi mungkin suatu saat kita akan bertemu dirumah Tuhan kita yang
bersebelahan sayang aku yakin itu :'). kamu lihat gambar itu, gambar itu yang mewakili perasaan aku kepadamu sayang aku selalu tabah dengan semua ini aku yakin semua ini ujian dari Tuhan kita sayang :')Sayang, bila cinta memang benar adalah anugerah Yang Maha Penyayang dan Maha Pengasih, kenapa Ia biarkan kita tersiksa bahkan sebelum kita sempat menyentuh neraka?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar